Dalam kasus Indonesia, sebagian besar tempat wisata yang ditawarkan dan diiklankan adalah taman nasional atau hutan lindung. Mereka dilindungi untuk dilestarikan, sebaliknya mereka diiklankan untuk menarik banyak wisatawan. Dalam banyak kasus, terdapat kesenjangan antara idealisme dan kenyataan. Motivasi untuk berpartisipasi dalam pengelolaan ekowisata dapat ditingkatkan dengan memberikan peluang pengelolaan yang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat melalui pendirian usaha-usaha kecil yang berkaitan dengan potensi ekowisata. Dalam konteks ini, pemerintah dapat memberikan izin pengelolaan terbatas kepada masyarakat lokal dengan aturan yang jelas agar hutan yang dikelola sebagai program ekowisata tetap lestari. Motivasi masyarakat terhadap ekowisata akan meningkat jika mereka mempunyai kesempatan untuk berpartisipasi dalam pengelolaan ekowisata, dan untuk itu mereka perlu meningkatkan keterampilan pengelolaan ekowisata.