Text
Pengaruh Perendaman Jeruk Nipis (Citrus Aurantiifolia) 2,5% pada Diskolorasi Elemen Gigi Tiruan Akrilik Akibat KopiArabika (Coffea Arabica)
Latar Belakang : Diskolorasi gigi merupakan masalah estetika yang umum terjadi dan dapat menurunkan kepercayaan diri. Salah satu penyebab utama diskolorasi adalah mengonsumsi kopi, terutama kopi arabika, yang mengandung zat seperti tanin dan
kafein yang mudah menempel pada permukaan gigi. Perubahan warna gigi ini dapat di atasi dengan bleaching baik secara klinis (in-office) maupun mandiri (home bleaching). Seiring berkembangnya penelitian, ditemukan bahan alami yang berpotensi sebagai agen pemutih gigi, salah satunya adalah jeruk nipis (Citrus aurantiifolia) yang mengandung asam sitrat yang dipercaya dapat memutihkan gigi.
Tujuan : untuk mengetahui pengaruh larutan jeruk nipis (Citrus aurantiifolia) dengan konsentrasi 2,5% terhadap perubahan warna elemen gigi tiruan akrilik yang telah mengalami diskolorasi akibat kopi arabika (Coffea arabica).
Bahan dan metode : Penelitian ini menggunakan pre test dan post test control group design, dengan jumlah sampel 27 gigi insisivus satu elemen gigi tiruan merk Caiyuying warna A2, sampel dibagi menjadi 3 kelompok dan masing-masing direndam dalam larutan jeruk nipis 2,5% selama 30 menit, 45 menit dan 60 menit, lalu hasil perubahan diukur dan dianalisa.
Hasil : Analisis data menggunakan uji Independent T-test menunjukkan perendaman selama 45 menit memberikan perubahan signifikan pada nilai value (p
| SFKG002129 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain