Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Library

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Digital
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Admin
  • Arsip
  • Member
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Perbandingan Efektivitas Klorheksidin 2% dan Ekstrak Gambir (Uncaria gambir Roxb.) dalam Menghambat Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus  Aureus ATCC 29213

Text

Perbandingan Efektivitas Klorheksidin 2% dan Ekstrak Gambir (Uncaria gambir Roxb.) dalam Menghambat Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus Aureus ATCC 29213

Mutiadewi, Athaya Pratista Mutiadewi - Nama Orang;

Latar belakang : Kegagalan perawatan endodontik sering disebabkan oleh bakteri persisten di dalam saluran akar. Salah satu bakteri yang ditemukan adalah Staphylococcus aureus yang merupakan bakteri Gram positif anaerob fakultatif. Tanaman gambir (Uncaria gambir Roxb.) mengandung senyawa aktif seperti alkaloid, flavonoid, dan tanin yang memiliki potensi anti bakteri. Klorheksidin 2% merupakan bahan irigasi saluran akar yang memiliki spektrum antimikroba luas serta efektivitas yang bertahan lama terhadap berbagai bakteri, termasuk Staphylococcus aureus.
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas anti bakteri antara ekstrak gambir dan klorheksidin 2% dalam
menghambat pertumbuhan Staphylococcus aureus ATCC 29213.
Metode : Penelitian ini menggunakan 24 sampel dibagi menjadi enam kelompok perlakuan, yaitu ekstrak gambir dengan konsentrasi 2%, 3%, 4%, dan 5%, serta klorheksidin 2%. Uji daya hambat dilakukan dengan metode difusi cakram, diukur dari diameter zona bening di sekitar cakram.
Hasil : Ekstrak gambir dan klorheksidin 2% menunjukkan aktivitas anti bakteri terhadap S. aureus. Konsentrasi ekstrak gambir
5% menghasilkan zona hambat sebesar 0,95 mm, sedangkan klorheksidin 2% mencapai 13,9 mm. Secara statistik data tidak berbeda signifikan (p>0,05).
Kesimpulan : Klorheksidin 2% memiliki daya hambat lebih besar dibandingkan ekstrak gambir (Uncaria gambir Roxb.) terhadap pertumbuhan Staphylococcus aureus ATCC 29213.
Kata Kunci : Ekstrak gambir, Klorheksidin 2%, Staphylococcus aureus, Uji daya hambat


Ketersediaan
SFKG002121Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
617.6 (295 Mut p)
Penerbit
Jakarta : FKG UPDM(B)., 2025
Deskripsi Fisik
xv,57p;29cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
617.6
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Skripsi Konservasi
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
ATHAYA PRATISTA MUTIADEWI 2021-11-013
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • Harap masuk untuk melihat lampiran
  • Harap masuk untuk melihat lampiran
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik