Text
Fitokimia dan Daya Hambat Ekstrak Jahe Gajah (Zingiber officinale var. Officinarum) terhadap Pertumbuhan Bakteri Enterococcus faecalis ATCC 29212
Latar Belakang : Enterococcus faecalis merupakan bakteri yang sering ditemukan pada kasus kegagalan perawatan saluran akar karena kemampuannya bertahan dalam kondisi ekstrem dan membentuk biofilm. Salah satu alternatif alami yang berpotensi sebagai antibakteri adalah jahe gajah (Zingiber officinale var. Officinarum), yang mengandung berbagai senyawa bioaktif.
Tujuan : uji fitokimia untuk mengetahui metabolit sekunder jahe gajah dan daya hambat ekstrak jahe gajah terhadap pertumbuhan Enterococcus faecalis ATCC 29212.
Bahan dan Metode : Penelitian eksperimental laboratorium dengan metode difusi cakram (Kirby- Bauer). Ekstrak jahe diperoleh melalui maserasi menggunakan etanol 96%, lalu diuji pada konsentrasi 2%, dan kontrol negatif menggunakan etanol. Zona hambat diukur setelah inkubasi 24 jam pada suhu 37oC. Uji fitokimia menggunkan metode kuantitatif.
Hasil Penelitian : Ekstrak jahe gajah menunjukkan aktivitas antibakteri signifikan (p
| SFKG002119 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain