Text
Daya Hambat Ekstrak Serai Dapur (Cymbopogon citratus) Jawa Barat terhadap Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus aureus ATCC 29213
Latar Belakang : Kegagalan perawatan saluran akar masih menjadi tantangan dalam endodontik, sebagian besar disebabkan oleh eliminasi bakteri patogen yang tidak tuntas. Salah satu bakteri yang ditemukan pada kasus tersebut adalah Staphylococcus aureus, bakteri anaerob fakultatif yang mampu bertahan di lingkungan saluran akar. Keberhasilan perawatan sangat bergantung pada efektivitas bahan irigasi dalam membasmi mikroorganisme penyebab infeksi. Ekstrak serai dapur (Cymbopogon citratus) dari Jawa Barat, yang mengandung senyawa antibakteri, berpotensi menghambat pertumbuhan bakteri ini.
Tujuan : Mengetahui daya hambat ekstrak serai dapur (Cymbopogon citratus) Jawa Barat terhadap bakteri Staphylococcus aureus.
Bahan dan Metode : Penelitian ini menggunakan metode difusi kertas cakram dengan 20 sampel bakteri
Staphylococcus aureus ATCC 29213 dalam media TSB. Ekstrak serai dapur diuji pada konsentrasi 10%, 20%, dan 30%, dengan kontrol positif NaOCl 2,5%. Zona hambat diukur setelah 24 jam. Hasil Penelitian: Daya hambat ekstrak serai dapur
Jawa Barat tertinggi terdapat pada konsentrasi 10% dengan nilai 2.06 mm, diikuti dengan konsentrasi 30% dengan nilai 1,74 mm, dan yang terendah konsentrasi 20% dengan nilai 1,52 mm. Analisis statistic one-way ANOVA menunjukan perbedaan
yang signifikan (p
| SFKG002117 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain