Text
Uji KHM (Konsentrasi Hambat Minimum) dan KBM (Konsentrasi Bunuh Minimum) Ekstrak Gambir (Uncaria gambir roxb.) dan NaOCl terhadap Candida albicans Sebagai Bahan Irigasi Saluran Akar
Latar Belakang : Kegagalan perawatan saluran akar yang menyebabkan infeksi ulang dapat terjadi karena berbagai penyebab, salah satunya oleh jamur Candida albicans yang ada di saluran akar. Ekstrak gambir merupakan bahan alami yang dapat dikembangkan sebagai larutan irigasi saluran akar, tanaman ini memiliki banyak manfaat dan kandungan, seperti senyawa katekin dan flavonoid sebagai antibakteri dan antijamur.
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi hambat minimum (KHM) dan konsentrasi butuh minimum (KBM)
ekstrak gambir (Uncaria gambir Roxb.) dan NaOCl terhadap pertumbuhan Candida albicans sebagai bahan irigasi saluran akar. Metode : Jenis penelitian eksperimental laboratorium ekstraksi tanaman gambir (Uncaria gambir Roxb.) dengan metode maserasi, fraksinasi untuk memisahkan senyawa aktif pada gambir (Uncaria gambir Roxb.) kemudian uji konsentrasi hambat minimum (KHM) dan konsentrasi bunuh minimum (KBM) ekstrak gambir dan NaOCl 5% dengan metode broth microdilution pada 96 well plate yang diamati dengan microplate reader dan uji konsentrasi bunuh minimum (KBM) dengan metode spread pada agar yang dihitung menggunakan colony counter.
Hasil : KHM ekstrak gambir (Uncaria gambir Roxb.) yaitu 10% dan KBM yaitu 40% serta KHM dari NaOCl yaitu 0,010% dan KBM yaitu 0,020%.
Kesimpulan : Ekstrak gambir (Uncaria gambir Roxb.) dan NaOCl memiliki efektifitas konsentrasi hambat minimum dan konsentrasi bunuh minimum terhadap Candida albicans.
Kata Kunci : Ekstrak Gambir, NaOCl, Candida albicans, Perawatan Saluran Akar
| SFKG002114 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain