Text
Potensi Kandungan Nanoelmulgel Ekstrak Kulit Pisang Tanduk (Musa Paradisiaca) Konsentrasi 20% Sebagai Penghambat Relapse Paska Perawatan Ortodonti : In Vitro
Latar Belakang : Tulang alveolar merupakan struktur penting yang mendukung gigi dan rentan mengalami resorpsi pasca pencabutan gigi. Resorpsi tulang yang berlebihan dapat mempersulit perawatan prostodontik di masa mendatang. Salah satu alternatif untuk menghambat proses resorpsi tulang adalah penggunaan bahan alami yang memiliki sifat antiinflamasi dan antioksidan, salah satunya adalah kulit pisang tanduk (Musa paradisiaca var. corniculata) yang mengandung senyawa flavonoid, tanin, dan vitamin C. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas nanoemulgelgel ekstrak kulit pisang tanduk dalam menghambat resorpsi tulang alveolar.
Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh pemberian nanoemulgel topikal ekstrak kulit pisang tanduk terhadap laju resorpsi tulang alveolar pasca pencabutan gigi.
Metode : Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental Laboratorik,
Hasil : Kelompok yang diberi nanoemulgel ekstrak kulit pisang tanduk menunjukkan tingkat resorpsi tulang alveolar yang lebih rendah dibandingkan kelompok kontrol.
Kesimpulan : nanoemulgel ekstrak kulit pisang tanduk mampu menghambat proses resorpsi tulang alveolar dan berpotensi digunakan sebagai bahan alami dalam perawatan pasca pencabutan gigi.
Kata kunci : Ekstrak Kulit pisang tanduk, Resorpsi tulang alveolar, Gel topikal
| SFKG002090 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain