Text
Pengaruh Perendaman Resin Akrilik Heat Cured pada Larutan Ekstrak Jahe Merah Merah 60% terhadap Koloni Streptococcus mutans
Latar belakang : Resin akrilik heat cured merupakan salah satu bahan yang paling sering digunakan untuk pembuatan basis gigi tiruan. Dokter gigi wajib memberi tahu bagaimana cara pemakaian dan pembersihan gigi tiruan. Salah satu bahan herbal yang dapat digunakan untuk pembersihan gigi tiruan adalah jahe merah (Zingiber officinale var. Rubrum Theilade). Jahe merah banyak dimanfaatkan oleh masyarakat dan memiliki kandungan flavonoid, fenol, minyak atsiri, dan tannin. Jahe merah terbukti bisa menjadi bahan pembersih gigi tiruan.
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari perendaman resin akrilik heat cured pada larutan ekstrak jahe merah terhadap koloni Streptococcus mutans.
Metode : Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimental laboratorik dengan desain Post-test Group Design Only. Dalam penelitian ini terdapat 2 kelompok kerja masing-masing kelompok terdiri dari 16 sampel. Lalu setelah perendaman dilakukan pengukuran jumlah koloni bakteri pada sampel. Kemudian dilakukan analisis data menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas Levene Test, dan uji Idenpenden Test.
Hasil : Terdapat perbedaan yang signifikan pada plat resin akrilik setelah dilakukan perendaman ekstrak jahe merah.
Kesimpulan : Terdapat pengaruh pada perendaman resin akrilik heat cured pada larutan ekstrak jahe merah terhadap koloni Streptococcus mutans.
Kata Kunci : Resin Akrilik, Jahe Merah, Streptococcus mutans
| SFKG002009 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain