Text
Pengaruh Kebiasaan Merokok Elektrik terhadap Saturasi Oksigen dan Denyut Nadi pada Mahasiswa FKG UPDM (B) Jakarta
Latar Belakang : Rokok elektrik adalah perangkat bertenaga baterai yang menghasilkan aerosol yang diisap dengan memanaskan cairan yang mengandung, perasa,nikotin, serta bahan kimia lainnya. menggunakan vape dalam waktu singkat menyebabkan detak jantung berdebar dan menyebabkan peningkatan denyut nadi, dalam sistem pernafasan terjadinya penurunan saturasi oksigen (SpO2), yang terjadi secara signifikan terutama pada pasien yang mengalami gangguan Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD) dan evali yang merupakan pneumonitis inflamasi steril yang ditandai dengan batuk, nyeri dada, dan sesak napas. Pengguna dalam jumlah besar menyebabkan jantung berdebar-debar bahkan hingga aritmia jantung.
Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh kebiasaan merokok elektrik terhadap saturasi oksigen dan denyut nadi pada mahasiswa FKG UPDM (B) Jakarta.
Metode : Penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian observasional analitik dengan desain penelitian one group pretestposttest. Rancangan one group pretest-posttest terdiri dari satu kelompok (tidak ada kelompok kontrol). Pengambilan sampel menggunakan Teknik Quota sampling. Pendistribusian data menggunakan uji normalitas Shapiro wilk dan diolah secara deskriptif data dalam bentuk rerata.
Hasil : Terjadi penurunan saturasi oksigen dalam batas normal dan peningkatan denyut nadi setelah penggunaan rokok elektrik.
Kesimpulan : Terdapat pengaruh kebiasaan merokok elektrik terhadap saturasi oksigen dan denyut nadi pada mahasiswa FKG UPDM (B) Jakarta.
Kata Kunci : Rokok Elektrik, Saturasi Oksigen, Denyut Nadi, Rokok Konvensional, Nikotin, Pulse Oximetry
| SFKG001984 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain