Text
Pengaruh Konsentrasi Larutan Ekstrak Buah Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia) pada Perendaman Plat Resin Akrilik Heat Cured terhadap Bakteri Streptococcus mutans
Latar Belakang : Gigi tiruan sebagai protesa untuk mengatasi kehilangan gigi memiliki beberapa komponen, salah satunya adalah plat. Plat gigi tiruan dapat terbuat dari bahan logam maupun non-logam seperti resin akrilik heat cured. Resin akrilik heat cured memiliki kekurangan, yaitu terjadinya porositas. Sebagai akibat terjadinya porositas, plat resin akrilik menjadi tempat akumulasi bakteri sehingga akan menyebabkan denture stomatitis. Pembersihan gigi tiruan perlu dilakukan agar kesehatan rongga mulut terjaga. Oleh karena itu, pemanfaatan bahan herbal sebagai alternatif bahan pembersih gigi tiruan terus dikembangkan. Jeruk nipis (Citrus aurantifolia) memiliki kandungan alkaloid, flavonoid, steroid, fenol, dan tanin yang memiliki sifat antibakteri.
Tujuan : Menganalisis pengaruh konsentrasi larutan ekstrak buah jeruk nipis (Citrus aurantifolia) pada perendaman plat resin akrilik heat cured terhadap bakteri Streptococcus mutans.
Bahan dan Metode : Penelitian ini menggunakan jenis ekperimental laboratorium dengan desain penelitian post test only control group design. Sampel yang diuji berjumlah 32 sampel resin akrilik heat cured berukuran 10x10x2 mm3 yang dibagi ke 2 kelompok perlakuan, yaitu ekstrak buah jeruk nipis 40% dan aquades steril.
Hasil : Perendaman plat resin akrilik heat cured yang direndam dengan ekstrak buah jeruk nipis 40% menunjukkan perbedaan jumlah koloni yang signifikan dibandingkan dengan aquades steril (p
| SFKG001979 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain