Text
Pengaruh Obat Kumur Teh Hijau (Camellia sinensis) Terhadap Perubahan Derajat Keasaman (pH) Saliva pada Pengguna Peranti Ortodonti Cekat
Latar Belakang : Penggunaan peranti ortodonti cekat meningkatkan risiko terjadinya demineralisasi enamel karena kesulitan dalam menjaga kebersihan mulut, yang seringkali menyebabkan penumpukan plak dan perubahan pH saliva yang lebih asam. Obat kumur berbasis teh hijau (Camellia sinensis), yang kaya akan antioksidan dan memiliki potensi antibakterial, memiliki manfaat untuk menstabilkan pH saliva dan melindungi kesehatan mulut.
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh obat kumur teh hijau dalam mempertahankan atau memperbaiki pH saliva pada individu yang menggunakan peranti ortodonti cekat.
Bahan dan Metode : Penelitian eksperimental ini menggunakan desain "one group pretest-posttest" dengan 18 mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) sebagai sampel, dilaksanakan dari April hingga Mei 2024. Kriteria inklusi akan ditentukan lebih lanjut. Proses pengumpulan saliva dilakukan dengan metode spitting; di mana subjek mengumpulkan saliva sebelum dan setelah berkumur dengan 15 ml obat kumur teh hijau selama 30 detik. Pengukuran pH saliva dilakukan segera setelah pengumpulan menggunakan pH meter digital. Analisis data menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji T berpasangan untuk mengevaluasi perubahan pH saliva sebelum dan setelah perlakuan.
Hasil : Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh setelah berkumur dengan obat kumur teh hijau.
Kesimpulan : Obat kumur mengandung teh hijau terbukti mempunyai pengaruh pada pH saliva yaitu peningkatan pH saliva setelah berkumur.
Kata Kunci : Obat Kumur Teh Hijau (Camellia sinensis), pH saliva, Peranti Ortodonti Cekat
| SFKG001973 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain