Text
Perbedaan pH Saliva Sebelum dan Sesudah Berkumur Larutan Madu (Apis dorsata) pada Periodontitis dengan Kebiasaan Merokok
Latar Belakang : Periodontitis adalah inflamasi kronis pada jaringan penyangga gigi yang disebabkan oleh bakteri plak dan adanya keterlibatan respon kekebalan tubuh host terhadap infeksi bakteri dalam jaringan periodontal. Faktor risiko utamanya termasuk kebiasaan merokok, yang dapat mengurangi kemampuan saliva untuk menetralkan asam dalam mulut. Madu, terutama madu hutan (Apis dorsata), dapat membantu mengurangi tingkat asam dalam mulut karena memiliki pH rendah (3,65) dan mengandung senyawa seperti hidrogen peroksida yang efektif membunuh mikroorganisme patogen.
Tujuan Penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada perbedaan pH saliva sebelum dan sesudah berkumur dengan larutan madu (Apis dorsata) pada penderita periodontitis dengan kebiasaan merokok.
Metode : Jenis penelitian yang digunakan eksperimental dengan menggunakan rancangan pretest-posttest control group design. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah purposive sampling.
Kesimpulan : Berkumur menggunakan larutan madu hutan (Apis dorsata) dapat meningkatkan pH saliva dan efektif dalam menstabilkan pH saliva bagi penderita periodontitis dengan kebiasaan merokok.
Kata Kunci : Periodontitis, perokok, pH Saliva, madu (Apis dorsata)
| SFKG001956 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain