Text
Perbedaan pH Saliva Sebelum dan Sesudah Berkumur Obat Kumur Jahe (Zingiber officinale) pada Perokok Penderita Periodontitis
Latar Belakang : Penyakit inflamasi jaringan penyangga gigi atau disebut dengan periodontitis disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya kebiasaan merokok. Akibat paparan asap rokok dapat berdampak buruk pada kesehatan rongga mulut. Saliva sendiri berperan penting dalam menjaga keseimbangan pH di rongga mulut. Hal tersebut dapat dilakukan upaya berkumur dengan obat kumur seperti obat kumur jahe (Zingiber officinale) yang dimana jahe telah terbukti memiliki banyak khasiat.
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perbedaan tingkat keasaman (pH) saliva individu yang mengalami periodontitis serta merokok, sebelum dan sesudah berkumur dengan obat kumur jahe (Zingiber officinale).
Metode : Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode eksperimental klinis One Group Pretest-Posttest. Analisa data menggunakan uji Shapiro-Wilk dan Mann Whitney U-Test.
Hasil : Penelitian ini menunjukkan bahwa ada perbedaan yang bermakna antara pH sebelum dan sesudah berkumur dengan obat kumur jahe.
Kesimpulan : Penggunaan obat kumur jahe (Zingiber officinale) terdapat perbedaan pH saliva yang meningkatkan secara signifikan dan efektif dalam mempertahankan pH saliva pada penderita periodontitis yang memeiliki kebiasaan merokok.
Kata Kunci : Obat Kumur, pH Saliva, Jahe (Zingiber officinale)
| SFKG001949 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain