Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Library

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Digital
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Admin
  • Arsip
  • Member
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Perbandingan Efektivitas Obat Kumur Jintan Hitam (Nigella sativa) dan Siwak (Salvadora persica) dalam Menghambat Pertumbuhan Aggregatibacter actinomycetemcomitans

Text

Perbandingan Efektivitas Obat Kumur Jintan Hitam (Nigella sativa) dan Siwak (Salvadora persica) dalam Menghambat Pertumbuhan Aggregatibacter actinomycetemcomitans

Nugraha, Anthony - Nama Orang;

Latar belakang : Aggregatibacter actinomycetemcomitans merupakan salah satu bakteri utama penyebab terjadinya periodontitis. Perawatan kimiawi pada penderita periodontitis dapat menggunakan obat kumur untuk mencegah berkembangnya bakteri di dalam rongga mulut, namun pemakaian obat kumur berbahan zat kimia dapat mengganggu keseimbangan flora normal dalam rongga mulut, sehingga diperlukan obat kumur herbal sebagai alternatif. Obat kumur herbal komersil yang sering digunakan adalah obat kumur siwak dan obat kumur jintan hitam.
Tujuan : Mengetahui perbandingan efektivitas obat kumur jintan hitam (Nigella sativa) dan siwak (Salvadora persica) dalam menghambat bakteri Aggregatibacter actinomyctemcomitans.
Metode : Penelitian menggunakan metode difusi kertas cakram dengan penghitungan jumlah sampel menggunakan rumus federer. Terdapat dua kelompok perlakuan yaitu produk komersil obat k umur siwak (Salvadora persica), obat kumur jintan hitam (Nigella sativa) dan chlorhexidine 0,2% sebagai kelompok kontrol positif.
Hasil : Penelitian ini menunjukan bahwa obat kumur siwak membentuk zona hambat pada kertas cakram dengan rata-rata zona hambat 1,5 mm, obat kumur jintan hitam memiliki rata-rata zona hambat 1,3 mm dan kontrol positif clorhexidine 0,2% dengan rata-rata zona hambat 3,4 mm.
Kesimpulan : Obat kumur siwak dan obat kumur jintan hitam memiliki efektivitas yang sama, dengan memiliki perbedaan yang tidak signifikan dengan p-value= 0.143>0.05 dalam menghambat bakteri Aggregatibacter actinomycetemcomitans.
Kata kunci : Aggregatibacter actinomycetemcomitans, Obat kumur siwak, Obat kumur jintan hitam, difusi kertas cakram


Ketersediaan
SFKG001945Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
617.63 (714) Nug p
Penerbit
Jakarta : FKG UPDM(B)., 2024
Deskripsi Fisik
xv,69p;29cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
617.63
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Skripsi Periodonsia
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
ANTHONY NUGRAHA 2020-11-017
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik