Text
Hubungan Pengetahuan, Sikap dan Tindakan Orang Tua Mengenai Kesehatan Gigi dan Mulut dengan Early Childhood Caries Anak Usia 3-5 Tahun
Latar belakang : Early Childhood Caries (ECC) adanya satu atau lebih gigi sulung yang membusuk (karena lesi non-kavitas atau kavitas), tanggal karena karies, atau ditambal pada anak yang berusia kurang dari 71 bulan. Prevalensi di Indonesia tinggi (82,6%) yang berdampak negatif pada pertumbuhan dan perkembangan anak. Pengetahuan kesehatan mulut adalah dasar dari perilaku sehat untuk mengambil tindakan kesehatan diri sendiri. Pengetahuan, sikap dan tindakan orang tua dapat mempengaruhi kesehatan gigi dan mulut anak.
Tujuan : menjelaskan adanya hubungan pengetahuan, sikap dan tindakan orang tua mengenai kesehatan gigi dan mulut dengan ECC anak 3-5 tahun.
Metode : jenis penelitian observasional analitik, desain cross-sectional; digunakan purposive sampling, diperoleh 96 anak dari TK Islam Cikal Cendekia, TK Islam Al Bayan, TK Negeri Pembina dan komunitas Brimob. pengukuran ECC menggunakan indeks def-t dengan pemeriksaan intraoral anak dan pengisian kuesioner oleh orang tua. Data dianalisis secara deskriptif dan uji Chi square.
Hasil : hasil pengetahuan baik (58,33%), sedang (18,75%), buruk (22,92); sikap baik (19,79%), sedang (76,04%), buruk (4,17%), tindakan baik (1,04%), sedang (80,21%), buruk (18,75%). Pada ketiga TK memiliki ECC yang tinggi (58,3%) kecuali pada komunitas Brimob ECC rendah (61,11%). Hasil uji Chi square ECC dengan pengetahuan p-value 0.660, sikap 0.495, dan tindakan 0.908 (p>0.05).
Kesimpulan : Tidak adanya hubungan pengetahuan, sikap dan tindakan orang tua mengenai kesehatan gigi dan mulut
dengan ECC. Namun, pada komunitas Brimob ECC rendah dikarenakan adanya kegiatan rutin terstruktrur mengenai kesehatan gigi dan mulut serta pola makan kariogenik pada anak.
Kata kunci : Early Childhood Caries, pengetahuan, sikap, tindakan, kesehatan gigi dan mulut.
| SFKG001931 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain