CD & TEXT
Evektivitas Obat Kumur Siwak (Salvadora persica) Terhadap Kuantitas Kolonia Bakteri Streptococcus Mutans pada Rongga Mulut
Latar Belakang : Mikroorganisme rongga mulut merupakan bakteri-bakteri komensal yang secara normal membentuk keseimbangan dengan lingkungan rongga mulut, tetapi bila keseimbangan tersebut berubah, bakteri tersebut akan menyebabkan penyakit. Bakteri yang melekat pada bagian permukaan rongga mulut, dan lidah yang seiring waktu akan terakumulasi pada jaringan lunak maupun jaringan keras gigi, sehingga membentuk suatu lapisan yang disebut sebagai plak gigi. Apabila plak tidak dihilangkan secara teratur, maka plak akan mengeras dan menjadi media bakteri berkembang biang. Hal ini menyebabkan karies gigi dan penyakit periodontal. Obat kumur adalah suatu produk perawatan kesehatan gigi dan mulut yang bermanfaat untuk membersihkan rongga mulut dari debris, sebagai agen antibakteri, mencegah dan mengurangi akumulasi plak
serta mengurangi aktivitas mikroorganisme yang menyebabkan bau mulut. World Health Organization (WHO) merekomendasikan penggunaan siwak sebagai bahan yang efektif untuk kesehatan rongga mulut.
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas obat kumur ekstrak siwak dalam menurunkan koloni (jumlah) bakteri Streptococcus mutans pada rongga mulut.
Metode : Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah eksperimental laboratoris pretest-posttest control group pada 32 sampel yang terbagi atas 2 kelompok. Analisa data menggunakan Wilcoxon Test.
Hasil : Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa obat kumur siwak terbukti efektif dalam menurunkan koloni (jumlah) bakteri Streptococcus mutans pada rongga mulut. Terdapat perbedaan yang bermakna antara sebelum dan sesudah berkumur dengan obat kumur siwak. Dengan demikian, obat kumur siwak (Salvadora persica) merupakan obat kumur yang bagus untuk dipakai masyarakat.
Kata Kunci : Obat kumur siwak (Salvadora persica), bakteri Streptococcus mutans
| SFKG001865 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain