CD & TEXT
Daya Hambat Ekstrak Daun Neem (Azadirachta indica) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Enterococcus faecalis ATCC 29212
Latar Belakang : Perawatan saluran akar merupakan perawatan yang dilakukan ketika pulpa telah nekrosis untuk mempertahankan gigi agar tetap berfungsi di rongga mulut. Kegagalan perawatan saluran akar dapat disebabkan oleh persistensi bakteri. Bakteri Enterococcus faecalis merupakan bakteri gram-positif yang sering ditemukan pada kasus kegagalan perawatan perawatan saluran akar karena kemampuannya membentuk biofilm untuk bertahan dalam kondisi yang ekstrim sehingga dibutuhkan bahan irigasi yang efektif tetapi toksisitasnya rendah. Neem (Azadirachta indica) diyakini mengandung kandungan antibakteri alami seperti triterpenoid, saponin, fenol, tanin, dan steroid yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri Enterococcus faecalis.
Tujuan : Mengetahui daya hambat ekstrak daun neem (Azadirachta indica) berbasis air terhadap bakteri Enterococcus faecalis. Bahan dan Metode : Penelitian ini adalah true experimental yang dilakukan menggunakan metode cakram di laboratorium. Sampel yang diuji berjumlah 24 sampel berupa biakan bakteri Enterococcus faecalis dalam media Muller Hilton Agar (MHA). Variasi konsentrasi perlakuan ekstrak daun neem 80%, 100%, NaOCl 2,5% (K+), dan aquades steril (K-). Uji daya hambat diamati setelah 24 jam dan diukur dengan jangka sorong.
Hasil Penelitian : Besar rerata daya hambat ekstrak daun neem konsentrasi 80% dan 100% adalah 0 mm, sedangkan pada kontrol positif NaOCl 2,5% sebesar 0,85 mm.
Kesimpulan : Ekstrak daun neem berbasis air mengandung antibakteri tetapi tidak terdapat daya hambat terhadap bakteri Enterococcus faecalis.
Kata Kunci : Neem, Enterococcus faecalis, Perawatan Saluran Akar
| SFKG001831 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain