CD & TEXT
Daya Hambat Ekstrak Jahe Merah (Zingiber officinale Rosc. Var. rubrum) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Entrococcus faecalis ATCC 29212
Latar Belakang : Perawatan saluran akar merupakan salah satu perawatan endodontik untuk merawat saluran akar. Enterococcus faecalis yang merupakan bakteri penyebab kegagalan perawatan saluran akar sehingga diperlukan alternatif
bahan irigasi yang lebih efektif, salah satunya dengan menggunakan ekstrak jahe merah (Zingiber officinale Rosc. var. rubrum). Tujuan : Menjelaskan efektifitas daya hambat ekstrak jahe merah 100% (Zingiber officinale Rosc. var. rubrum) terhadap pertumbuhan bakteri Enterococcus faecalis pada perawatan saluran akar.
Bahan dan Metode : Sampel yang diuji berjumlah 27 biakan bakteri Enterococcus faecalis ATCC 29212 dalam media agar pada cawan petri. Penelitian ini dilakukan dengan cara difusi kertas cakram 6mm, dengan memberikan tetesan ekstrak jahe merah 100% (Zingiber officinale Rosc. var. rubrum), NaOCl, dan aquades kepada kertas cakram yang nantinya akan diletakan ke dalam cawan petri biakan bakteri.
Hasil Penelitian : Dari hasil pengujian dapat dilihat bahwa DDH tertinggi ada pada kelompok K+ dengan rata-rata sebesar 2,7mm, sedangkan ekstrak jahe merah 100% ridak memiliki zona hambat pada bakteri Enterococcus faecalis ATCC 29212.
Kesimpulan : Ekstrak 100% jahe merah tidak memiliki daya hambat terhadap pertumbuhan bakteri Enterococcus faecalis.
Kata Kunci : Endodontik, Perawatan saluran akar, Enterococcus faecalis, irigasi saluran akar, Jahe merah.
| SFKG001830 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain