CD & TEXT
Karakteristik Gel dan Ukuran Pori Scaffold Hidroksiapatit-Gelatin-Rosella Sebagai Biomaterial Remodelling Tulang Paska Perawatan Ortodonti Menggunakan Uji FTIR
Latar Belakang : Relaps adalah suatu kondisi dimana keselarasan gigi dikembalikan ke perawatan pra-ortodonti. Faktor penyebab relaps, yaitu relaps akibat perubahan pertumbuhan, tekanan otot, kegagalan menghilangkan faktor penyebab dan faktor tidak menggunakan retainer.
Tujuan : Mengamati pengaruh rosela terhadap ukuran pori scaffold hidroksiapatit-gelatin-rosela melalui fourier transform infrared spectroscopy (FTIR) dan menghasilkan biomaterial berbahan hidroksiapatit-gelatin-rosela dengan sifat struktural yang lebih baik. Metode : Menggunakan uji FTIR untuk mengetahui karakterisasi gel dan ukuran pori scaffold hidroksiapatit-gelatin-rosela sebagai biomaterial remodelling tulang paska perawatan ortodonti.
Hasil : Hasil pengujian FTIR terhadap material scaffold kontrol menunjukan spektrum gugus fugsi ion hydroxyl teridentifikasi dan ion hydroxyl juga teridentifikasi pada material scaffold dengan variasi ekstrak rosela 15%, 20%, 25%, dan 35%.
Kesimpulan : Hidroksiapatit terbentuk pada kelompok kontrol dan kelompok Scaffold Hidroksiapatit-Gelatin-Ekstrak Rosela, Penambahan Ekstrak Rosela meningkatkan nilai dari intensitas gugus fungsi Hidroksiapatit, Penambahan Ekstrak Rosela dengan konsentrasi 15% menunjukan nilai intensitas paling rendah dibandingkan dengan konsetrasi 20%, 25%, dan 35%.
Kata Kunci : Relaps, Ekstrak Rosela, Uji FTIR
| SFKG001824 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain