CD & TEXT
Pengaruh Ekstrak Bunga Chamomile 100% Terhadap Jumlah Koloni Bakteri Staphylococcus aureus pada Bracket Ortodonti (Kajian In Vitro)
Latar Belakang : Peranti ortodonti cekat yang digunakan dalam perawatan maloklusi terdiri dari beberapa komponen. Komponen braket pada peranti ortodonti cekat menyebabkan efek samping gingivitis karena retensi plak antara lain bakteri Staphylococcus aureus. Ekstrak bunga chamomile mengandung senyawa antibakteri α-bisabolol sebagai komponen minyak atsiri.
Tujuan : Menganalisis pengaruh ekstrak bunga chamomile 100% terhadap jumlah koloni Staphylococcus aureus pada braket ortodonti.
Metode : Penelitian secara in vitro dengan post test only control group design. Ekstraksi bunga chamomile dengan metode perkolasi. Braket ortodonti 18 buah dibagi menjadi 3 kelompok dan direndam saliva buatan selama 1 jam, lalu direndam dalam larutan ekstrak bunga chamomile 100%, chlorhexidine 0,2%, dan aquadest selama 30 menit. Sebanyak 0,1 ml hasil pengenceran seri bertingkat dari tiap kelompok, diteteskan dan digores ke media Brain heart infusion agar, diinkubasi 24 jam pada 37oC kemudian dilakukan uji hitung koloni.
Hasil Penelitian : Jumlah koloni bakteri S. aureus pada kelompok braket ortodonti dalam larutan ekstrak bunga chamomile 100% terbukti tidak berbeda bermakna dibandingkan kelompok chlorhexidine 0,2% (p>0,05), namun berbeda bermakna dibandingkan kelompok aquadest (p
Kata kunci: Staphylococcus aureus, ekstrak bunga chamomile 100%, Chlorhexidine, braket ortodonti.
| SFKG001804 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain