Text
Pengaruh Konsumsi The Merah (Aspalathus linearis) Terhadap Nilai pH Saliva
Latar Belakang : Saliva yang memiliki kapasitas senyawa buffer dapat membantu dalam pencegahan karies dengan cara mengurangi pembentukan asam di dalam mulut. Teh merupakan salah satu jenis minuman yang sering di konsumsi oleh masyarakat Indonesia yang saat ini juga berkembang sebagai minuman kesehatan di masyarakat. Teh merah atau Aspalathus linearis, merupakan teh yang bebas kafein memiliki kandungan katekin dengan sifat antimikroba dan aspalathin serta E6CG yang dapat meningkatkan laju sekresi saliva sehingga kadar pH saliva di dalam mulut akan meningkat.
Tujuan : Untuk memberikan informasi mengenai pengaruh mengonsumsi teh merah (Aspalathus linearis) terhadap peningkatan nilai pH saliva. Metode: Subjek penelitian adalah mahasiswa dan mahasiswi aktif preklinik di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama). Pengambilan sampel mewakili dari populasi yaitu saliva asli. Penelitian ini merupakan Eksperiment dengan desain penelitian pre-test dan post-test. Analisis data dilakukan dengan uji Paired sample T-Test.
Hasil : Terdapat perbedaan bermakna antara pH saliva sebelum dan sesudah diberikan perlakuan teh merah (p=0.000).
Kesimpulan : Teh merah (Aspalathus Linearis) terbukti dapat mempengaruhi peningkatan nilai pH saliva.
Kata Kunci : Aspalathus Linearis, teh merah, pH saliva
| SFKG001765 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain