CD & TEXT
Pengaruh Air Seduhan Jahe Merah (Zingiber officinale var. rubrum) Terhadap Derajat Keasaman (pH) Saliva
Latar Belakang : Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian penting dari kesehatan tubuh yang saling berkaitan satu sama lain. Diantara masalah Kesehatan gigi dan mulut yakni karies gigi, Upaya untuk pencegahan karies gigi dapat dilakukan dengan peningkatan kesehatan gigi dan mulut, salah satu alternatif yang lebih aman untuk menjaga pH saliva adalah dengan menggunakan bahan herbal. Salah satu bahan herbal yang dapat digunakan adalah jahe merah (Zingiber officinale var. rubrum). Tujuan : Memberikan informasi mengenai pengaruh air seduhan jahe merah terhadap derajat keasaman saliva.
Metode : Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan desain One Group Pre-Posttest Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa preklinik Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) dengan sampel berjumlah 16 yang ditentukan dengan rumus Federer. Keenam belas sampel mula-mula diukur pH salivanya kemudian dikenakan perlakuan berupa berkumur menggunakan air seduhan jahe merah sebanyak 10 ml selama 30 detik. Setelah dibiarkan selama 5 menit, dilakukan pengukuran pH saliva yang kedua. Data pada penelitian ini dianalisis menggunakan uji parametrik (paired t-test) dengan bantuan program SPSS.
Hasil : Rerata derajat keasaman (pH) saliva sebelum perlakuan adalah 6,647 dan rerata derajat keasaman (pH) saliva sesudah diberikan perlakuan adalah 7,274. Hasil uji paired t-test menunjukkan p-value 0,000 (< 0,05) yang artinya terdapat perbedaan yang bermakna antara pH saliva sebelum dan sesudah dipaparkan air seduhan jahe merah.
Kesimpulan : Terdapat pengaruh air seduhan jahe merah yang signifikan terhadap derajat keasaman (pH) saliva.
Kata Kunci : Jahe Merah (Zingiber officinale Var. Rubrum), pH saliva, karies
| SFKG001759 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain