CD & TEXT
Kehilangan Gigi Posterior dengan Terjadinya Bunyi Clicking Temporomandibular Joint pada Lansia (Penelitian dilakukan di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 3 Jakarta Selatan)
Latar Belakang : Proses penuaan merupakan proses alami yang tidak dapat dicegah oleh setiap individu. Gigi memiliki peran dan fungsi yang sangat penting, Fungsi gigi yaitu untuk mastikasi (pengunyahan), estetik (keindahan), dan fonetik (bicara). Perubahan yang sering terjadi pada lansia yaitu meningkatnya jumlah gigi yang mengalami kerusakan dan kehilangan gigi. Clicking merupakan salah satu bunyi pada sendi temporomandibular yang biasa dikeluhkan oleh pasien yang memiliki masalah dengan sendi temporomandibular. Tujuan: Menganalisis kehilangan gigi posterior dengan bunyi clicking temporomandibular joint pada lansia.
Metode : Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif observasional dengan desain penelitian cross sectional. Pada penelitian ini didapatkan subjek sebanyak 66 orang lansia yang dipilih sesuai dengan kriteria inklusi penelitian. Hasil data penelitian diambil menggunakan kuesioner Fonseca’s dan dilakukan pemeriksaan klinis STM dan kehilangan gigi posterior.
Hasil : Terdapat bunyi clicking kiri dengan kehilangan gigi posterior rahang diperoleh nilai signifikansi sebesar 0.039 nilai tersebut < 0.05 terdapat hubungan antara gigi poster atas dengan bunyi clicking kiri. Pada angka koefisien korelasi sebesar 0.255, artinya tingkat keeratan hubungan (korelasi) antara variabel Gigi Poster Atas dengan Bunyi Clicking Kiri adalah sebesar 0.255 atau masuk dalam kriteria rendah. Nilai koefisien korelasi sebesar 0.255.
Kesimpulan : Ditemukan bunyi clicking kiri yang antara kehilangan gigi posterior atas pada lansia.
Kata Kunci : Kehilangan gigi posterior, bunyi clicking dan TMJ
| SFKG001754 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain